Blog Cah Lugon - Katanya, uban itu tanda kebijaksanaan. Tanda kalau kepala kita udah banyak menampung ilmu. Semakin putih rambut, semakin tinggi level kita kayak main game naik level, cuma bedanya ini levelnya pake rambut putih. Kalau rambut warnanya udah silver semua, mungkin kita udah setara "sesepuh" desa. 

Jadi kalau orang lain bilang uban itu mahkota kebijaksanaan, buat saya uban itu lebih kayak arsip sejarah rumah tangga. Satu helai = satu cerita, dan biasanya ceritanya selalu ada peran istri di dalamnya. 🤭

Uban Ilmu vs Uban Istri

Uban Ilmu: katanya muncul karena kita sering mikir, baca buku, dan belajar hal baru. Jadi rambut putihnya kayak bonus .

Uban Istri : muncul karena kita sering mikir, "Hari ini salah saya apa lagi ya?" Atau mikir, "Kalau istri bilang ‘aku nggak apa-apa’, artinya apa sebenarnya?" Itu bikin otak kerja keras, hasilnya? Rambut langsung mutih!


Tapi ketika rambut beruban ternyata mempunyai manfaat yang besar diantaranya :

1. Bisa jadi alibi: Kalau lupa sesuatu, tinggal bilang, “Ya maklum, uban udah banyak, memori berkurang.”

2. Dihormati anak muda : Mereka liat uban, langsung nganggep kita bijak. Padahal dalam hati kita juga bingung, “Eh, kunci motor tadi naro mana ya?”

3. Bikin istri mikir dua kali: Kalau dia lihat kita ubanan, mungkin dia mikir, “Kasian juga, jangan dimarahin terus ah.” Walaupun 5 menit kemudian biasanya lupa lagi.


Uban itu bukan musibah, tapi tanda kita hidup penuh pengalaman. Setengah pengalaman dari belajar, setengahnya lagi dari… pengabdian pada istri 

Akhirnya kita sepakat: uban itu bukan hanya rambut putih, tapi jejak sejarah kehidupan. Ada uban yang lahir karena ilmu, ada juga yang tumbuh gara-gara istri ngomel sambil nyapu.


Pembaca blog cah lugon ini hanya jokes, biar hidup kita tidak selalu tegang memikir kerjaan saja atau omelan istri.

Baca Juga

Related Posts